Cara Memilih Warna Concealer yang Tepat Untuk Menutup Ketidaksempurnaan Pada Wajah

Sama halnya dengan memilih bedak, memilih concealer pun tidak bisa sembarangan. Jika memilih warna yang salah, maka bintik-bintik pada wajah tidak akan tertutup dengan sempurna bahkan bisa terlihat belang. Oleh karena itu, sebelum membeli concealer, pastikan untuk mengetahui cara memilih warna concealer yang tepat sesuai fungsinya.

Sebelum membeli concealer, para perempuan perlu mengetahui bahwa warna concealer yang berbeda memiliki fungsi yang berbeda pula. Jadi, tidak semua concealer bisa digunakan untuk semua bagian wajah. Nah, agar tidak sampai salah memilih, berikut adalah tips dan cara memilih warna concealer yang tepat:

1. Tentukan Tujuan Penggunaan Concealer

Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa setiap warna concealer digunakan untuk area wajah yang berbeda-beda. Oleh karena itu, sebelum membeli concealer, tentukan terlebih dahulu tujuan penggunaannya. Apakah concealer akan digunakan mencerahkan, menyamarkan atau mengoreksi titik-titik pada wajah? Jika sudah mengetahui tujuan penggunaan concealer, maka pengguna bisa memilih warna concealer yang cocok untuk dibeli.

2. Memilih Warna Concealer Dengan 1-2 Tingkat yang Lebih Terang

Jika tujuannya adalah untuk menutupi titik-titik gelap pada wajah, maka pilihlah warna concealer yang dua hingga tiga tingkat yang lebih cerah dibandingkan dengan warna kulit. Dengan warna yang lebih tinggi, maka bagian yang gelap bisa terlihat cerah serta memberikan dimensi pada wajah. Selain menutupi bagian yang gelap, concealer dengan warna yang lebih terang dapat menjadi highlighter pada wajah.

Jika tidak yakin dengan warna apa yang dipilih, maka bandingkan beberapa warna yang terlihat sama. Coba oleskan warna-warna tersebut pada tangan untuk melihat mana warna yang memiliki 1-2 tingkat di atas kulit tangan.

3. Menyesuaikan Dengan Jenis Kulit

Hal lain yang perlu diperhatikan ketika memilih concealer adalah melihat tipe kulit diri sendiri. Perempuan dengan kulit berminyak dan kering tentunya membutuhkan jenis concealer yang berbeda. Bagi yang kulitnya berminyak, maka pilihlah concealer dengan struktur yang padat. Tujuannya adalah tidak mudah berminyak dan luntur ketika sudah digunakan.

Sebaliknya, bagi yang memiliki kulit yang kering, maka gunakan concealer yang lebih creamy atau mengandung minyak atau air yang tinggi. Tujuannya adalah agar make up tidak mudah cakey atau pecah setelah beberapa jam digunakan.

4. Mempertimbangkan Tingkat Oksidasi Concealer

Ketika mengalami concealer mengalami oksidasi, maka concealer akan berubah warna menjadi orange atau menjadi lebih gelap. Hal ini biasanya terjadi karena concealer bercampur dengan oksigen atau minyak yang ada pada wajah.

Untuk mengetahui apakah concealer yang akan dibeli mengalami oksidasi atau tidak, maka oleskan terlebih dahulu pada area yang berminyak. Selanjutnya, diamkan selama 10-20 menit untuk melihat apakah ada perubahan warna atau tidak.  Usahakan untuk tidak membeli concealer yang berubah warna karena akan mengubah make up secara keseluruhan juga.

5. Mengetahui Fungsi Setiap Warna Concealer

Terakhir sebelum membeli concealer, pastikan mengetahui fungsi dari setiap warna concealer. Salah satu warna yang banyak dicari dan pasti digunakan oleh orang adalah warna orange atau peach. Warna ini digunakan untuk menyamarkan lingkaran gelap yang ada pada bagian bawah mata. Sedangkan bagi yang memilih wajah dengan banyak bekas jerawat atau kemerahan, maka pilihlah concealer dengan warna hijau.

Dibandingkan dengan memilih warna bedak, cara memilih warna concealer sebenarnya lebih mudah dan simpel. Namun hal yang perlu diperhatikan ketika memilih concealer adalah tujuan penggunaannya. Jika sudah mengetahui tujuannya, maka memilih warna concealer akan menjadi lebih mudah.

Scroll to Top